Tingkatkan Respons Laka Lantas, Personel Polda Jambi Digembleng Pelatihan Road Accident Rescue Korlantas Polri

Foto:(doc. Med Hub Mabes Polri).
SIGINJAI ONE, JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Pelatihan Mobil Road Accident Rescue (RAR) Tahun Anggaran 2026 di kawasan Jakarta Timur. Pelatihan strategis ini diikuti oleh delegasi dari tiga Kepolisian Daerah, yakni Polda Jambi, Polda Lampung, dan Polda Aceh, guna memperkuat kapasitas personel dalam penanganan dan evakuasi korban kecelakaan lalu lintas.
Berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (30/10/2026), kegiatan ini difokuskan pada penguasaan teknik penyelamatan krusial, khususnya prosedur ekstraksi korban yang terjepit di dalam kabin kendaraan. Para peserta mendapatkan materi komprehensif yang memadukan pembekalan teori dasar, simulasi praktik lapangan, hingga pemantapan teknik manuver alat berat ringan.
Instruktur Road Accident Rescue, Dondie Putranto, mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian pelatihan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Ia menekankan bahwa keberadaan unit kendaraan RAR beserta instrumen pendukungnya merupakan variabel penentu dalam golden hour penyelamatan kecelakaan lalu lintas.
“Manfaatnya sangat besar sekali, terutama untuk korban yang mengalami kondisi terjepit di dalam kendaraan. Mereka harus segera kita keluarkan, dan peralatan yang ada di unit RAR ini bisa menunjang proses penyelamatan tersebut agar terarah dan tidak menambah risiko cedera lanjutan,” jelas Dondie.
Dalam struktur kompetensi RAR, Dondie memaparkan bahwa pelatihan kali ini merupakan kualifikasi tingkat dasar (basic). Sertifikasi tingkat dasar ini akan menjadi fondasi bagi personel kepolisian sebelum nantinya dapat ditingkatkan menuju kualifikasi menengah (intermediate) hingga tingkat ahli (expert). Setiap eskalasi kecelakaan menuntut karakteristik dan tingkat kesulitan evakuasi yang berbeda, sehingga penguasaan alat hidrolik dan mekanik pada unit RAR menjadi mutlak.
Tim instruktur berharap kompetensi taktis yang telah dikuasai selama tiga hari ini tidak hanya diterapkan secara individu, tetapi juga didiseminasikan melalui program Training of Trainers (ToT) skala lokal.
“Seorang rescuer itu harus terus berlatih secara berkesinambungan. Kami berharap ilmu yang didapat ini bisa diteruskan kepada rekan-rekan di kesatuan Polda masing-masing. Dari tim instruktur, kami siap memberikan pendampingan lanjutan,” pungkas Dondie.