BREAKING NEWS

RUANG IKLAN TERSEDIA

Pasang promosi Anda di posisi strategis siginjaione.com. Terlihat jelas, jangkauan luas, harga bersahabat.

📲 WA: 0831-8620-5199   |   📧 Email: redaksisiginjaione@gmail.com

SKANDAL KSOP DI JAMBI MELEBAR: Data 2021–2023 Disorot, Eks Kepala Ksop Kelas IV Sabak Berinisial FCRDN Diduga Ikut Menikmati dan Terseret Arus KKN

SIGINJAI ONE, JAMBI – Penelusuran mendalam tim investigasi Siginjaione.com terhadap kejanggalan di lingkungan KSOP Jambi kian benderang. Data dan dokumen internal Ksop Sabak periode 2021 hingga 2023 membongkar indikasi bahwa praktik penyalahgunaan wewenang bukan hal baru, melainkan ditengarai telah terstruktur sejak masa kepemimpinan mantan Kepala KSOP Sabak Periode 2022-2023 berinisial FCRDN.

FCRDN diduga tidak hanya mengetahui alur "permainan" operasional di Tanjung Jabung Timur, melainkan disinyalir turut menikmati keuntungan materiil dari praktik yang mencederai pelayanan publik serta potensi pendapatan negara tersebut.

Gaya Hidup Mewah dan Rumah Sewa Fantastis Pola hidup FRDN selama menjabat memantik tanda tanya besar!!

Selain mematok frekuensi perjalanan luar kota yang sangat tinggi (Jambi–Jakarta), FCRDN secara janggal enggan menempati 

Rumah Dinas yang disediakan negara. Ia justru memilih menyewa rumah pribadi di kawasan komersial dengan nilai tahunan fantastis.

Pertanyaan kritis muncul: Dari mana alokasi dana segar untuk menopang standar hidup mewah tersebut jika hanya mengandalkan penghasilan resmi pejabat negara?

Aroma KKN: Relasi Mesra Agen Tiket dan Honorer Titipan

Investigasi redaksi juga menemukan indikasi kuat Praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Diduga ada kerja sama tidak wajar antara pejabat KSOP saat itu dengan pemilik salah satu agen tiket pesawat di Jambi. Hubungan ini bermotif timbal balik (quid pro quo): pemilik agen tiket diduga berhasil "menitipkan" keponakannya menjadi tenaga honorer di KSOP Kelas IV Sabak di masa FCRDN.
Seorang narasumber internal membenarkan hal ini. "Soal kedekatan dengan agen tiket sampai masuknya honorer titipan itu rahasia umum di internal. Semua tahu atas restu siapa," ungkapnya.
Aktivis Anti-Korupsi yang sering di sapa Bang Eza: "PPATK Periksa Rekening, Ini KKN Nyata!"

Bang Eza, merespons keras saat dihubungin redaksi melalui sambungan Telpon Via What'sapp atas temuan ini.
"Tolak rumah dinas lalu sewa rumah mewah harganya tidak masuk akal, dari mana uangnya? Ditambah ada dugaan tukar guling kepentingan agen tiket dan honorer titipan. Ini abuse of power nyata! Kami mendesak PPATK dan Kejaksaan usut tuntas rekening saudara FCRDN. Jangan biarkan pejabat kabur membawa hasil 'permainan'!" tegas Bang Eza Melalui Sambungan Telpon.
Desakan Menohok untuk APH dan Kemenhub

Redaksi Siginjaione.com bersama masyarakat sipil secara tegas mendesak APH & Instansi Terkait:
  • PPATK: Telusuri lalu lintas rekening pribadi eks Kepala KSOP Kelas IV Sabak berinisial FCRDN periode 2022–2023.
  • Aparat Penegak Hukum (KPK/Kejaksaan/ Polri): Buka penyelidikan atas dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang berlanjut.
  • Itjen Kemenhub: Audit total penerimaan operasional serta keabsahan rekrutmen honorer di KSOP Sabak.
Redaksi memastikan seluruh berkas dan data bukti ini akan terus dikawal hingga proses hukum berjalan transparan.(Tim)
Dapatkan update berita tercepat, akurat, dan terpercaya hanya di Siginjaione.com. Lebih suka liputan visual? Follow akun TikTok kami di @siginjaione untuk rangkuman berita menarik setiap hari. Jadikan Siginjai One sebagai referensi utama informasi Anda!
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image