BREAKING NEWS

RUANG IKLAN TERSEDIA

Pasang promosi Anda di posisi strategis siginjaione.com. Terlihat jelas, jangkauan luas, harga bersahabat.

📲 WA: 0831-8620-5199   |   📧 Email: redaksisiginjaione@gmail.com

Dugaan Bisnis Kayu Ilegal di Danau Teluk Menggurita: Merekah di Somel ED CLT, Dikawal Oknum APH?

Mobil yang diduga dimiliki oleh inisial Somad untuk mengangkut hasil dari kegiatan Ilegal Logging, dan disalurkan ke Somil di daerah Danau Teluk yang dimiliki Oleh EDI CLT. 

SIGINJAI ONE, KOTA JAMBI
— Aktivitas pembalakan liar (illegal logging) dan pengangkutan kayu hasil penebangan tanpa izin diduga makin marak dan terang-terangan di wilayah Kota Jambi. Penelusuran di lapangan mengindikasikan adanya rantai pasok kayu haram yang mengalir deras menuju sebuah fasilitas penggergajian kayu (sawmill/somel) di kawasan Danau Teluk, Kota Jambi.

Somel tersebut diduga kuat dikelola oleh seorang pengusaha berinisial EDI CLT. Kayu-kayu mentah hasil jarahan hutan itu diangkut menggunakan armada truk yang disinyalir milik pria berinisial SOMAD.

Tak hanya soal pengerukan sumber daya alam secara ilegal, praktik ini diduga kuat berjalan mulus lantaran tersistem rapi. Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang pasang badan, melakukan pengawalan serta menjamin keamanan jalur distribusi — mulai dari titik muat hingga proses bongkar muat di lokasi somel.

Desakan Usut Tuntas hingga Akar-Akarnya

Praktik yang menggerogoti kelestarian lingkungan dan merugikan negara ini memicu reaksi keras. Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) didesak untuk tidak tutup mata dan segera turun tangan melakukan penindakan tegas tanpa pandang bulu.

Pemerhati lingkungan hidup daerah Jambi yang dikenal dengan bang Enal. Beliau mengecam keras pembiaran aktivitas pembalakan liar ini.
"Ini bukan sekadar penjarahan hutan, tapi bentuk kejahatan terorganisir yang merusak ekosistem Jambi. Jika benar ada keterlibatan oknum APH yang menjadi pelindung bisnis haram ini, maka Kapolda dan Institusi terkait harus menindak tegas oknum tersebut. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke pengusaha berkapital besar," tegas beliau saat dihubungin redaksi melalui sambungan telpon Whastapp.
Di sisi lain, keluhan senada datang dari masyarakat sekitar kawasan jalur perlintasan dan lokasi somel. Warga merasa resah dengan lalu lalang kendaraan berat pengangkut kayu yang diduga kuat tak berizin tersebut.
"Kami warga sebenarnya tahu aktivitas itu, tapi tak bisa berbuat banyak karena takut. Mobil-mobil truk lalu lalang mengangkut kayu besar, seolah-olah hukum tidak berlaku di sini. Kami minta aparat yang bersih segera menertibkan somel dan menangkap aktor intelektual di belakangnya," ungkap salah seorang warga lokal yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan.
Menunggu Ketegasan Aparat

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi dan verifikasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk terduga pemilik somel (ED CLT), pemilik armada pengangkut (SOMAD), serta instansi APH setempat guna mendapatkan klarifikasi resmi secara berimbang.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dan tindakan nyata dari Polda Jambi serta Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK untuk membongkar jaringan pembalakan liar ini hingga ke akar-akarnya, termasuk memproses hukum pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.(Red)
Dapatkan update berita tercepat, akurat, dan terpercaya hanya di Siginjaione.com. Lebih suka liputan visual? Follow akun TikTok kami di @siginjaione untuk rangkuman berita menarik setiap hari. Jadikan Siginjai One sebagai referensi utama informasi Anda!
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image