BREAKING NEWS

RUANG IKLAN TERSEDIA

Pasang promosi Anda di posisi strategis siginjaione.com. Terlihat jelas, jangkauan luas, harga bersahabat.

📲 WA: 0831-8620-5199   |   📧 Email: redaksisiginjaione@gmail.com

Cegah Paham IRET Sejak Dini, Densus 88 Gandeng Forum Pendongeng Nasional

Sumber Foto:( Doc.Med Hub Mabes Polri).

SIGINJAI ONE, JAKARTA
— Densus 88 Antiteror (AT) Polri melalui Direktorat Pencegahan terus mengintensifkan upaya menangkal penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di lingkungan sekolah. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Kebangsaan (Sosbang) bertajuk “Pelajar Tangguh Ideologi” yang digelar di SMP Tarakanita 3, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026).

Berbeda dari metode edukasi konvensional, Densus 88 AT Polri berkolaborasi dengan Forum Pendongeng Nasional (FPN) untuk menyampaikan pesan pencegahan kekerasan berbasis anak melalui seni tutur. Sebanyak 200 siswa dan guru mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif tersebut.

Tiga pendongeng dari FPN—Dhita, Syaf, dan Anggi—membawakan cerita yang dirancang untuk membangun pemahaman para siswa terkait pentingnya toleransi, keberagaman, serta pentingnya bersikap kritis terhadap informasi yang beredar. Pendekatan naratif ini dinilai lebih efektif agar pelajar tidak hanya paham bahaya IRET, namun juga mampu mengenali serta menolak ajaran mau pun konten bermuatan kekerasan.

Kasubdit Kontra Ideologi (KI) Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Moh Dofir, bersama Katim 2 Subdit Kontra Ideologi, AKP Mirza Triyuna Putra, hadir langsung meninjau jalannya sosialisasi. Kehadiran jajaran Densus 88 tersebut menegaskan komitmen kepolisian dalam memperkuat sinergi dengan instansi pendidikan demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan beretika ideologi.

Penguatan ketahanan ideologi pada usia sekolah dipandang krusial mengingat anak dan remaja berada pada fase pencarian jati diri yang rentan. Pesatnya perkembangan teknologi digital turut membuka celah masuknya narasi radikal yang berpotensi memengaruhi cara pandang mereka.

Melalui program "Pelajar Tangguh Ideologi", kolaborasi lintas sektor antara aparat penegak hukum, praktisi edukasi, dan lembaga pendidikan diharapkan dapat terus berjalan guna membentengi generasi muda dari ancaman radikalisme sejak dini.
Dapatkan update berita tercepat, akurat, dan terpercaya hanya di Siginjaione.com. Lebih suka liputan visual? Follow akun TikTok kami di @siginjaione untuk rangkuman berita menarik setiap hari. Jadikan Siginjai One sebagai referensi utama informasi Anda!
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image