Kebakaran Melanda Dua Unit Rumah di Kelurahan Arab Melayu, Dipicu Kerusakan Instalasi Listrik
0 menit baca
![]() |
| Keterangan: Tampak kobaran api saat melanda bangunan milik warga di Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Foto dokumentasi: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi. |
JAMBI, Siginjai One – Musibah kebakaran melanda pemukiman di Jalan K.H.A. Tomok, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, pada Rabu, 8 Juli 2026. Sebanyak dua unit bangunan—satu rumah permanen milik Muhammad Rasyid dan satu bangunan tidak permanen milik Ijal—terbakar hebat dalam waktu singkat. Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing dan memastikan kabel terpasang dengan pelindung yang layak guna mencegah musibah serupa terjadi. (Laporan Resmi Dinas Damkartan Kota Jambi / Tim Siginjaione.com)
Kejadian bermula dari gangguan yang kerap dialami penghuni rumah. Seringkali sakelar pengaman meteran listrik atau NCB turun sendiri saat beberapa peralatan elektronik seperti kulkas dan setrika digunakan secara bersamaan. Siang itu, setelah sakelar kembali dinaikkan oleh penghuni, tak disangka hanya berselang lima menit api mulai menjulang dari balik plafon bagian belakang rumah.
Dibantu hembusan angin, kobaran api membesar dengan cepat dan tak lama kemudian menyambar bangunan dapur milik tetangga yang terbuat dari bahan ringan. Warga yang melihat kejadian segera melaporkan kepada petugas melalui jalur layanan darurat.
Menyusul laporan yang masuk, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi beserta jajaran pimpinan struktural turun langsung memimpin operasi di lokasi kejadian. Tim segera menerjunkan 45 orang personel serta didukung sembilan unit sarana yang terdiri dari mobil komando, armada tempur, dan armada suplai air.
Berdasarkan penelusuran dan investigasi yang dilakukan tim, penyebab utama kebakaran adalah arus pendek akibat beban daya yang berlebihan. Temuan penting mengungkapkan bahwa kabel instalasi listrik tidak dilindungi pipa pelindung, sehingga saat terjadi percikan api, langsung menyambar bahan-bahan mudah terbakar yang ada di dalam plafon.
Meskipun menghadapi kendala akses jalan yang sempit akibat padatnya warga penonton serta kepadatan bangunan di sekitar lokasi, di bawah arahan langsung pimpinan, tim bekerja sigap dan terkoordinasi. Berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik dan kepolisian untuk pengamanan, petugas berhasil menguasai dan memadamkan api setelah beroperasi selama satu jam tiga puluh menit dengan penggunaan air sekitar 45.000 liter.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, satu orang petugas bernama M. Idrus mengalami cedera ringan berupa keseleo saat bertugas di lantai dua bangunan. Kerugian materi akibat kejadian ini belum dapat dipastikan nilainya, sementara seluruh personel telah kembali ke markas dalam keadaan aman.
Dapatkan update berita tercepat, akurat, dan terpercaya hanya di Siginjaione.com. Lebih suka liputan visual? Follow akun TikTok kami di @siginjaione untuk rangkuman berita menarik setiap hari. Jadikan Siginjai One sebagai referensi utama informasi Anda!
