BREAKING NEWS

RUANG IKLAN TERSEDIA

Pasang promosi Anda di posisi strategis siginjaione.com. Terlihat jelas, jangkauan luas, harga bersahabat.

📲 WA: 0831-9204-7034   |   📧 Email: redaksisiginjaione@gmail.com

Dugaan kafe milik inisial bernama JON di Penoban jadi sarang narkoba, pengelola: "Tak bisa pantau tamu satu per satu"

Foto:(ilustrasi AI)

TANJUNG JABUNG BARAT
SIGINJAI ONE – Sorotan tajam menyelimuti beroperasinya kafe remang-remang di Desa Penoban, Kecamatan Batang Asam, yang diduga dimiliki oleh pihak berinisial JON. Tempat ini kini diisukan menjadi lokasi transaksi narkoba, penyalahgunaan zat, serta praktik perempuan malam. Keabsahan izin penjualan minuman beralkohol, dan izin usaha tempat hiburan di lokasi pun dipertanyakan.

Kami mendapatkan informasi ini dari narasumber terpercaya yang menghubungin pihak redaksi siginjaione.com, saat redaksi menurunkan team jurnalis langsung ke lapangan ternyata cafe itu benar beroperasi dan banyak anak muda yang sedang berpesta miras dilokasi tersebut. Saat mau mengkonfirmasi langsung ke pemilik usaha tempat tersebut, pemilik usaha sedang tidak berada di tempat jawab singkat karyawan dilokasi tersebut.
 
Terpisah, Saat tim jurnalis Siginjai One mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada pelaku usaha melalui sambungan WhatsApp, JON memberikan jawaban singkat: "Kami tidak bisa memeriksa satu persatu tamuyang datang. Dan kegiatan yang dilakukan para tamu di dalam kami tidak bisa melarang dan, kami juga tidak bisa memantau satu per satu."
 
Mendengar jawaban itu, pertanyaan pun muncul: Apakah Saudara JON benar-benar tidak mengetahui dugaan aktivitas ilegal yang terjadi di tempat usahanya sendiri? Atau justru sengaja menutup mata demi keuntungan?
 
Warga sudah lama resah
 
Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah lama curiga dan resah:
 
"Kami sering lihat kendaraan datang malam sampai pagi, banyak tamu berperilaku aneh. Sering juga terdengar kabar soal transaksi inek di sana. Kami hanya heran tempat ini bisa berjalan terus tanpa ada yang cek," ungkap warga.
 
Sekjen RAPI: Ini tanggung jawab pengelola
 
Sekretaris Jenderal LSM RAPI, Ijal, menanggapi jawaban JON dengan kritis:
 
"Alasan tak bisa pantau tamu itu tidak bisa dijadikan alasan pengelak tanggung jawab. Pengelola wajib menjaga tempat usahanya agar tidak dipakai hal melanggar hukum. Kalau sampai narkoba dan kegiatan tidak senonoh terjadi, berarti ada kelalaian besar, atau dugaan pembiaran yang harus diselidiki.c"
 
Tanggapan Langsung Kapolsek Pelabuhan Dagang AKP Windy TK
 
Terpisah, saat dikonfirmasi langsung oleh jurnalis Siginjai One, Kapolsek Pelabuhan Dagang AKP Windy TK menyampaikan:
 
"Saya segera mengatensikan laporan ini kepada Kanit Reskrim untuk melakukan pengecekan langsung dan penyelidikan mendalam terkait tempat tersebut. Kami akan periksa keabsahan izin usaha, keamanan, dan dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di lokasi."
 
Pengawasan dinilai lemah, minta tindakan nyata
 
Sebelumnya, warga dan pihak terkait mempertanyakan lemahnya pengawasan yang dilakukan Polsek Pelabuhan Dagang dan Polres Tanjung Jabung Barat mengingat dugaan aktivitas ini sudah lama terdengar.
 
Kami menunggu bukti nyata tindak lanjut dari aparat, agar wilayah Desa Penoban tidak lagi dijadikan tempat berlindung kegiatan yang merusak generasi dan meresahkan masyarakat.(SN)

Dapatkan update berita tercepat, akurat, dan terpercaya hanya di Siginjaione.com. Lebih suka liputan visual? Follow akun TikTok kami di @siginjaione untuk rangkuman berita menarik setiap hari. Jadikan Siginjai One sebagai referensi utama informasi Anda!
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image