BREAKING NEWS

RUANG IKLAN TERSEDIA

Pasang promosi Anda di posisi strategis siginjaione.com. Terlihat jelas, jangkauan luas, harga bersahabat.

📲 WA: 0831-9204-7034   |   📧 Email: redaksisiginjaione@gmail.com

ARS Diduga Bos Kayu Dari Hasil ilegal Loging Di Wilayah Perbatasan Palembang - Jambi (Tempino). Di Tampung dan Langsung Di Olah, Di Somil Kayu Milik E D CLOT di Wilayah Pasir Panjang, Danau Teluk Kota Jambi

(Foto : Ilustrasi di hasilkan Ai)

JAMBI
SIGINJAI ONE – Pertanyaan besar kini mengemuka di tengah masyarakat Jambi menyusul terbongkarnya aktivitas pengangkutan kayu yang diduga ilegal dari penebangan liar di wilayah Perbatasan Palembang - Jambi khusus nya di wilayah Tempino. inisial ARS pengusaha yang berdomisili di wilayah sungai landai Tempino, diduga kuat mengambil kayu dari wilayah Perbatasan antara Palembang - Jambi sampai Tempino seolah - olah kegiatan ini sangat legal tanpa memikirkan akibat dan dampak buruk akan secara langsung dirasakan ke masyarakat sekitar kedepan nanti nya.

Lalu hasil dari kegiatan ARS, di muat langsung dan diangkut menggunakan truk jenis Canter lalu menuju langsung ke tempat pengolahan kayu di Danau Teluk, diduga kuat tempat itu di miliki pengusaha berinisial E D Colet. Perjalanan antara lokasi muat, sampai ke tempat Somil di daerah Danau teluk Sebrang Kota Jambi berjalan sangat mulus, seolah jalan raya itu khusus milik mereka sendiri tanpa ada hambatan.
 
Dari hasil Investigasi langsung Jurnalis ternyata ARS ini diduga mendapatkan kayu tersebut dengan melakukan kegiatan ilegal merambah hutan di perbatasan antara wilayah palembang dan juga jambi ( Tempino). Yang paling mengganjal adalah Instansi terkait tidak mengetahui adanya kegiatan ini dan soal rute perjalanan pengangkutan hasil kegiatan, yang di Kelola ARS dan E D COLET  berjalan sangat mulus tanpa adanya hambatan sama sekali.
 
 pertama yang pasti adalah wilayah Mestong sebagai tempat lahan garapan dan pintu awal jalur truck untuk mengangkut hasil dari kegiatan yang di kelola oleh ARS. Mengapa mereka bisa melenggang begitu saja tanpa ada satu pun pemeriksaan? Apakah petugas di sana benar-benar tidak tahu? Atau justru sudah ada kongkalikong tersembunyi antara ARS dan pihak tertentu di lingkungan Polsek  Mestong dan dinas terkait, sehingga muatan bebas lolos tanpa hambatan?
 
Setelah lolos dari wilayah Mestong, truk-truk itu melaju menuju lokasi  Somil milik pengusaha berinisial E D Colet di wilayah hukum Polsek Danau Teluk. Warga bersaksi bahwa aktivitas bongkar muat kayu di tempat E D Colet hampir selalu dilakukan setelah maghrib hingga larut malam.
 
Lantas, apa yang dilakukan Intansi terkait kok sampai bisa kecolongan? Apakah tidak terpantau aktivitas mencurigakan di jam-jam tersebut? Atau apakah memang sudah ada kerja sama diam-diam antara pihak Ed Colet dan ARS  dengan Instansi terkait di wilayah Muaro Jambi dan Kota Jambi. Sehingga aktivitas ini dibiarkan berjalan terus menerus selama ini tanpa ada halangan?
 
Di waktu terpisah redaksi siginjaione.com melalui sambungan telpon Whatsapp ke saudara Angga Depriansyah, S.H., selaku warga pemerhati lingkungan yang memantau langsung atas temuan kegiatan ini, menegaskan sikapnya:
 
"Saya melihat sendiri bagaimana kekayaan alam ini diambil begitu saja tanpa rasa tanggung jawab. Ini sangat merugikan masyarakat luas dan merusak lingkungan. Saya mendesak keras kepada Instansi terkait soal kegiatan ini khusus nya. Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Polda Jambi, dan Korem 042/Gapu, untuk segera membuka pemeriksaan menyeluruh dan turun langsung untuk menyelidiki soal diduga adanya Mafia Kayu di wilayah Jambi . Jangan sampai tebang pilih, dan usut tuntas siapa saja yang bermain dan tanpa pandang bulu."
 
"Kami juga akan segera berdiskusi dengan berbagai elemen masyarakat untuk membentuk aliansi bersama dan akan melakukan aksi nyata dan akan mendatangi langsung ke Kantor DPRD Provinsi Jambi sebagai wadah aspirasi tempat masyarakat mengadukan dan menyampaikan tuntutan atas adanya kegiatan ini, agar praktik-praktik perusakan hutan dan pelanggaran hukum seperti ini tidak terus-menerus dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Rakyat sudah tidak bisa diam lagi melihat hal ini terjadi berulang kali."ujarnya".
 
  Warga lain yang enggan disebut namanya juga menyampaikan kemarahan:
 
"Kalau warga biasa bawa kayu dari hasil penebangan pembukaan lahan milik sendiri saja langsung di stop oleh pihak berwenang dan ditanyain seputar asal usul kayu tersebut, tapi ini lewat depan mata ber truck- truck setiap hari, petugas kok sepertinya tidak tau atau memang sengaja menutup mata? Di Mestong lewat begitu saja, di Danau Teluk bongkar muat malam-malam tidak diganggu. Apa benar hukum hanya tajam ke masyarakat kecil tumpul ke orang yang ber Uang?"

Saat dikonfirmasi langsung atau Melalui Via What'sapp oleh jurnalis siginjaione.com, Saudara ARS  menghindar dan langsung memblokir What'sapp Redaksi Siginjaione.com, Ini semakin membuat tanda tanya besar ada apa.??

Jika ARS dan E D Colet benar-benar bekerja sesuai aturan, mengapa harus sembunyi-sembunyi dan menghindar saat mau di wawancarai? Mengapa dua wilayah hukum yang dilewati ini sama sekali tidak memberikan tindakan Tegas? Apakah memang ada harga yang dibayar agar mata dan kuping untuk tertutup seolah tidak mengetahui?
 
Kami sebagai masyarakat Jambi yang peduli dan mencintai lingkungan sangat mendukung penuh seruan tersebut dan menuntut agar kinerja serta pengawasan APH dan Instansi terkait di wilayah Mestong dan Danau Teluk diperiksa secara transparan! Telusuri jejak ARS dan E D Colet, Dan kemana pengawasan Instansi terkait Sampai bisa Kecolongan seperti ini.? serta pastikan apakah ada Pihak- Pihak lain yang terlibat. Jangan biarkan penegakan hukum di Jambi ternoda oleh kepentingan segelintir orang yang merasa berkuasa

Redaksi Siginjaione.com memberikan ruang seluas - luasnya bagi pihak terkait jika ingin memberikan klarifikasi atau hak jawab atas pemberitaan ini.(Team)


Dapatkan update berita tercepat, akurat, dan terpercaya hanya di Siginjaione.com. Lebih suka liputan visual? Follow akun TikTok kami di @siginjaione untuk rangkuman berita menarik setiap hari. Jadikan Siginjai One sebagai referensi utama informasi Anda!
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image