Rp200 Juta Dana Desa Sungai Ruan Ulu Disorot: Keramba Diduga Mati Suri, Jalan Tengah Mangkrak
SIGINJAIONE, Jambi — Dua proyek Dana Desa Sungai Ruan Ulu, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, disorot publik. Anggaran Rp200 juta lebih untuk pembangunan keramba ikan diduga tidak aktif dan beralih fungsi. Sementara itu, proyek jalan tengah desa terpantau mangkrak hingga menghambat akses warga.
Pantauan Jurnalis siginjaione.com di lapangan dan keterangan warga yang identitasnya kami rahasiakan demi keamanan, fasilitas keramba tersebut kini tidak beroperasi sesuai peruntukannya.
"Keramba tidak aktif lagi. Tidak ada pengawasan dari desa. Sekarang dikelola perorangan," ujar salah satu warga.
Ketua LSM Rakyat Peduli Lingkungan - RAPI menyebut temuan ini sebagai alarm merah. "Patut diduga ada pembiaran. Keramba mati, jalan mangkrak, pejabat bungkam. Ini 3 serangkai ciri klasik dana desa tidak tepat sasaran. Audit sekarang, sebelum bukti hilang," desak Ketua LSM RAPI, Beben.
Dapatkan update berita terkini dan tepercaya hanya di Siginjaione (Siginjai One). Baca informasi lengkapnya melalui portal resmi kami di siginjaione.com.

