DI DUGA PELANGSIR BBM SUBSIDI DI SPBU 24.361.04 PAL V KOTA JAMBI SEBABKAN ANTRIAN PANJANG

Tampak antrian panjang di Pom bensin Pal V kota jambi, minggu (21/06/26)..(Foto: Siginjaione.com/Sn)
Siginjaione.com, Kota Jambi- Antrian panjang kendaraan pengisi BBM Subsidi penuh memadati area SPBU hingga sampai jalan umum, panjang dan mengular, hal seperti ini menjadi pemandangan hampir setiap hari, sehingga membuat tim media mencari informasi dan konfirmasi kepada narasumber, TIM Media menemui salah satu sumber yang tidak mau disebut kan identitas nya, Tim media bertanya, Kalau ada kegiatan melangsir BBM Subsidi jenis Solar dan Pertalite, Apakah para pelaku pelangsir bbm subsidi ada yang kordinir (Kordinatornya) Ada pak jawab narasumber kepada TIM awak media."ujarnya"
Antrian panjang tersebut yang menyebabkan macet dan membuat warga sekitar resah di duga kuat akibat dari maraknya mobil langsir yang mengisi BBM Subsidi jenis Solar dan Pertalite, hal tersebut tentu nya berpotensi dikarenakan harga bbm solar industri sedang melambung tinggi,dan pihak pengusaha Spbu Melangkahi aturan dalam pendistribusian BBM Subsidi.
Selanjut nya Tim Media Mendatangi Kantor SPBU 24.361.04 Pal Lima Kota Jambi,untuk konfirmasi lebih lanjut, namun sesampainya di kantor SPBU tim tidak bisa menemui dari pihak manajemen, yang ada hanya pegawai operator SPBU, sedang kan pihak Maneger daln Pengawas tidak ada di tempat.
Karena sampai dua hari pihak SPBU tidak bisa di temui Tim media untuk klarifikasi maka dengan satu suara Tim berharap kepada pihak yang terkait Khusus nya Polsek Kota Baru dan Polresta Kota Jambi untuk segera turun ke lapangan melakukan penyelidikan lebih lanjut, karena di Duga ada nya permainan antara pelangsir BBM Subsidi dan Pihak Manajemen SPBU.
Dengan perihal tersebut di minta kepada pihak APH untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum oknum pelaku (Pelangsir BBM Subsidi) sesuai dengan aturan aturan yang berlaku. karena kegiatan tersebut, selain menyalahi aturan yang ada, tentunya sangat merugikan masyarakat pada umum nya yang berhak mendapatkan bbm subsidi jenis solar dan pertalite, sampai berita ini di turun kan pihak manajamen pihak SPBU juga tidak bisa kami hubungi. (M J)